Ada apa dengan bentuk love... Kemana-mana aku selalu di ikuti dengan bentuk ini... Sampe di kamar mandi pun gitu... Aneh... Hal ini bermula pada bulan Februari,pas aku lagi praktek kerja, di deket kolam aku ngeliat genangan air bentuk love. Trus pas makan siang di kantin, di meja ada bekas air bentuknya love. Semuanya love, dari sikat yang buat bersiin kamar mandi, jalan aspal yang bolong, jendela yang kotor, sampe dinding yang gumpil, dan lain-lain... Pastilah aku bertanya-tanya ini sebuah pertanda atau sebuah gambaran suasana hatiku... Tapi gak tuh... Aku gak lagi jatuh cinta waktu itu.. Sekarang juga, tapi bentuk love terkadang masih sering ku temui. Apa artinya ini? Cinta itu aneh. Jujur sampai sekarang aku belum merasakan jatuh cinta. .. Aku hanya merasa mengagumi seseorang... Aku masih egois, aku selalu menyukai kesempurnaan, aku masih belajar memaklumi kesalahan... Kelak seiring berjalannya waktu aku pasti menemukan makna dari kata itu. Pasti Tuhan telah merencanakan seorang yang terbaik buat hidupku... Saat ini cintaku tercurah pada orang-orang yang ada di sekitarku... Cintaku tersedia buat semua yang membutuhkan, Cinta sesama saudara, Tapi yang terutama cinta pada Allah dan agama...
Bingung juga mau kemana, abis ini dah lulus...
Pengen banget dapat keajaiban trus bisa ke UI...
Hehehe
Ngomong-ngomong masalah kelulusan, aku keburu banget hal itu terjadi. Apalagi di tambah dengan danem bagus dan lulus pmdk.... Wuih... maknyos banget rasanya.
Di sekolah aku punya banyak teman yang selalu mewarnai hari-hariku... Semua hadir dengan kelebihan dan kekurangan mereka... Kami membantu saat salah satu membutuhkan, menopang saat ada yang bersedih, memarahi saat datang keteledoran, mengusapkan air mata bergantian, berusaha melucu saat tersenyum pun sulit, bahkan berusaha mengatakan baik-baik saja meskipun hal yang sangat buruk terjadi... Itulah sahabat dan teman-temanku....
Aku berterimakasih pada mereka yang telah merelakan hidupnya mewarnai hidupku. Aku belajar banyak di masa SMA ini. Ada seseorang yang sangat berjasa merubah cara pandangku dalam hidup. Dia telah ku anggap guru, orang tua, dan teman terbaik. Sandi Kurniawan, nama guruku itu. Aku telah di ajari terbang, mengepakkan sayap, tapi ada kalanya saat melakukan petualangan-petualangan itu, kesalahan terkadang terjadi.
Pernah, aku melakukan kesalahan yang selama beberapa hari membuatku ingin enyah dari dunia ini. Tapi, ada sahabat yang merentangkan tangannya, menangkapku saat ku terjatuh.
Saat terdiam sendiri, melamun, pikiranku melayang ke masa-masa lalu. Saat aku terbang dan banyak hal yang ku pelajari, membayangkan kebahagiaan-kebahagiaan yang dulu aku rasa, tawa yang aku nikmati setiap detiknya, dan senyum orang-orang yang menyambutku kala ku berhasil. Hidupku bagai sebuah bangunan rumah, dengan dua batu bata yang jelek (miring) tak sengaja yang kubuat. Tapi semuanya terlanjur terjadi, bangunanku sudah hampir selesai, semennya sudah kering, aku tak mungkin meruntuhkan rumah yang setengah jadi itu hanya karena dua batu bata jelek...
Intinya, di antara dua batu bata jelek itu, masih ada 998 batu bata bagus yang terpasang. Rumahku pun tak akan roboh hanya karena hal tersebut. Aku sadar terlalu menfokuskan diri pada kesalahan yang sedikit, tapi aku melupakan bahwa masih lebih banyak hal baik yang telah ku lakukan...
Dengan itulah aku belajar. Sekarang aku masih berusaha menjadi seorang anak yang bisa membahagiakan orangtua. Karena mereka adalah orang nomor satu dalam hidupku. Insyaallah, aku selalu di bantu dalam meraih impian-impian. Selama ada doa orang tua, kesungguhan, dan niat,,,
Sekarang sayapku sudah mulai sembuh. Lukanya sudah hilang dan siap intuk berpetualang lagi. Aku akan mencari sesuatu yang telah dipersiapkan untukku, di masa depan sana...
Dari dulu aku pengen liburan bareng keluarga. Kenapa, abis kayaknya seru aja gitu bisa gokil-gokilan bareng sepupu dan saudara-saudaraku.
Ada banyak tempat yang ingin aku kunjungi, antara lain ini nih...
Ngomong-ngomong tentang liburan, senin lalu aku dan keluarga bersilaturahmi ke jember, rumah pak de. Ayah udah nyiapin kendaraannya, katanya sih colt(katanya jenis bison?). Tapi alih alih seneng, kami sempet rada syok ketika tahu kendaraan apa yang akan kami naiki
Pagi jam 4, semua bangun ogah-ogahan (termasuk aku). Kami mandi dengan air yang lumayan dingin, kemudian berdandan, pake baju baru yang kinclong, dan tak lupa menyiapkan makanan yang akan dijadikan oleh-oleh buat pak de. Semua udah siap, tapi kendaraan belum datang juga. Lima belas menit menunggu, ada suara klakson dari depan rumah. Kami sibuk membawa barang bawaan, eh, semuanya pada melongo saat melihat kendaraan kami.”Haaa, serius lo?”, kataku dalam hati.
Bayangkan aja: itu adalah colt angkutan umum yang biasanya di pakai ibu-ibu yang abis pulang dari pasar, ato anak sekolahan yang rumahnya jauh dengan sekolah. Lengkap dengan plat warna kuning, tangga menuju ke atas tempat mengikat sepeda(biasanya bapak-bapak yang baru pulang kerja capek naek spedanya), kursi pendek,keras, banyak tulisan konyol anak-anak yang dibuat menggunakan tipex, plus kaca jendela yang bening hingga menampakkan kegiatan yang ada didalam mobil (ups salah) , colt maksudnya.
Hehehe, semuanya pada cerewet. Masku bilang, “ Waduh, gak cocok nih dengan bajunya. Penampilan ngalah-ngalahin artis, tapi naik bginian...hahaha”
Mamaku: “ Aku yo seumur-umur baru saiki numpak iki....”
Tanteku: “ Tambah aku, wes pendet kabeh leher ambek pinggang gak iso gerak ...”
Yang gokilnya lagi, selama perjalanan situbondo-jember, gak sedikit orang yang melambaikan tangan ketika colt kami lewat. Dikiranya colt cegatan kali ya, Duh malu banget pas orang orang nggeliatin kita. Pak deku tinggal di daerah kencong tetapi masih jauuuh ke dalam desanya dan deket bukit. Jadi kami sempet berdebat di dalam colt, jalan mana yang harus dilewati. Berhubung semuanya pada lupa, jadi deh kita bolak-balik turun colt buat tanya kie penduduk sekitar.
Hingga akhirnya rumah pakde di temukan, kami semngat buat mendaki bukit (maklum lah, sekeluarga jiwa petualang semua). Huaaaah, tapi aku nyerah duluan, akhirnya turun deh dengan mandi keringat. Setelah 3 jam, akhirnya kami pamitt pulang dan mengunjungi tempat wwisata watu ulo (itu lho, yang ada batu karang bentuknya seperti ular). Perjalanan kesana lumayan lama, sekitar satu jam. Puh, tapi kebosanan kami dibayar dengan peemandangan yang indah.
Beberapa lama colt kami bersaing dengan mobil-mobil keren yang lumayan banyak di parkir disana. Wah, makin jadi bahan perhatian nih. Tapi mama memutuskan untuk naiok ke atas bukitnya, tidak menikmati pantai di kaki butkit yang sangat ramai pengunjung. Kami sempet gak mau ( karcisnya lumayan bo’), tapi akhirnya mama keuhkeuh pingin naik, sambil meyakinkan kita bahwa ada yang lebih indah lagi di sana.
Kayak apa sih tempatnya sampai lumayan mahal, kita penasaran pas colt udah mulai naik perbukitan. Ini nih bagian yang gak pernah kami bayangin dan pikirkan sebelumnya. Pernah ngerasain di ujung maut gak (naudzubillah)? Waktu itu jalan yang kami tempuh sangat curam, di sebelah kanan tebing, sebelah kiri laut. Nah lho, colt kita harus naik dengan miring sekitar83 derajat. Taulah, kami sesaudara lebay semua, alhasil kami teriak teriak di dalam colt apalagi adikku yang palig kecil, “ Ya ampuuuun, pelan-pelan paaaaaak. Mama nih, suruh sapa kesini ya ampuuuun, semuanya geser kebagian kanan, biar di kiri gak berat...”, hehe konyol banget padahal aku tahu itu gak ngaruh. Tapi aku gak bisa bohong, memang waktu itu saat yang sangat menegangkan. Bayangkan, dengan background suara colt yang nyaring (apalagi mesinnya tuh yang ngapngapan), kita nyaris merosot. Para orang tua berusaha menenangkan unyil-unyil yang cerewet dengan melempar cemilan-cemilan agar pikiran kami teralihkan. Tapi itu gak ngaruh!
Untuuuungnya , kami selamat sampai tujuan (thanks God!) dan benar-benar takjub dengan pemandangan pantai disana, hampir sama seperti di bali...Singkat cerita, pas perjalanan pulang jalannya tambah curam, colt sempet berhenti di tengah jalan. waktu itu muka kami semua pucat, aku dan adikku reflek memegang badan kursi depan.Aku udah kebayang-bayang yang tidak-tidak, trus berdoa dan aku berusaha ikhlas apapun yang terjadi. Disaat genting itu, masku malah ketawa" Hahahaha...lucu banget muka orang-orang ni.....Hahaha"
Emang dasar masku sableng...
Pengen tahu endingnya? Si colt kere itu pun berhasi membawa kami pulang dengan selamat tepat pukul tujuh malam (Alhamdulillah)...
Sebenernya aku gak pinter bikin tips, dibawah ini gtips yang aku buat di majalah sekolah. Tapi selain dari pemikiranku juga dari berbagai sumber...
Bagi kamu yang merasa cewek ataupun cowok, pasti pernah merasakan minder atau tidak percaya diri. Salah satunya dalam hal berpenampilan atau menempatkan diri di depan umum. Benar khan? Nah, MARS mau bagi-bagi solusi nih sama teman-teman ssemua... Sebenarnya rasa tidak percaya diri itu bisa dihilangkan kalau kita benar – benar ingin berubah dan ingin maju, lho. Misalnya, saat kita harus berbicara di depan umum, atau melakukan sesuatu hal baru yang ditentang dengan orang – orang terdekat kamu.
Ada orang bijak yang bilang, “Kamu adalah persepsimu tentang dirimu sendiri”. So, untuk berpenampilan menarik kita hanya butuh positif thingking pada diri kita sendiri. Buang jauh-jauh komentar orang yang membuat kamu minder, bisa jadi dia berbicara seperti itu karena dia gak punya apa yang kamu punya. Atau jika ada temanmu yang seperti itu, bisa jadi dia sedang banyak masalah atau sendirian.
Nih, beberapa tips untuk berpenampilan menarik (baik cowok atau cewek) setelah mengamati beberapa sumber:
1. Hargai dulu orang lain.
Pertama nih, kita gak boleh merasa selalu ada di atas ataupun di bawah. Sobat harus belajar menghargai pendapat orang lain dan juga belajar mendengarkan orang lain. Jangan selalu angkuh dengan pendapat diri sendiri, sedangkan kita masih perlu orang lain untuk menjadi sukses lho....
2. Tampillah dengan dirimu yang apa adanya.
Jangan berusaha tampil seperti apa yang orang katakan. Tampillah kamu dengan pakaian atau gaya yang kamu suka. Kamu bebas berekspresi selama itu tidak mengganggu orang-orang di sekitar kamu, asalkan penampilanmu rapi dan enak dipandang.
3. Jadilah pribadi yang asik.
Ini juga salah satu kuncinya lho. Jadi, kita harus pintar-pintar berteman jika kita ingin dihargai banyak orang. Bisa dengan selalu tersenyum kepada siapa saja, menanyakan kabar, atau memuji seseorang larena kehebatannya atau apa yang dikenakannya. Dengan begitu orang akan senang dengan kita karena pribadi kita yang asik.
4. Speak up!
Banyak omong juga gak ada salahnya lho. Maksudnya disini adalah, kita berani mengutarakan pendapat kita. Sobat MARS gak boleh takut hanya karena harus mengutarakan peendapat di depan orang banyak. Asal pendapat itu kita utarakan dengan sopan, masuk akal dan bisa diterima kebenarannya. Kalau perlu nih, kita berteriak didepan cermin “Aku pasti bisa!”.
5. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain.
Yup, karena setiap individu pasti punya kelebihan pada dirinya sendiri. MARS yakin kalian punya sesuatu yang orang lain gak punya. Orang dilahirkan kedunia dengan porsi masing-masing. Itulah pe-er kalian sekarang, galilah potensimu sedalam mungkin (so pasti untuk hal yang positif ya!).
6. Ibadah, ibadah, ibadah...
Yang satu ini tantu jangan dilupakan ya. Wajah seseorang yang rajin beribadah selalu terlihat bersinar dan meendamaikan lho. Coba saja kita lihat, orang yang ibadah dan kepercayaannya pada Allah itu kuat, pasti tidak akan mudah marah, juga wajahnya akan selalu dihiasi senyum yang mempesona. Membantu orang lain yang lebih membutuhkan akan membuat inner beauty kamu terlihat oleh orang lain. Mulai saat ini, mulailah berbuat amal baik yah.....